Rabu, 09 September 2009

I'm Pregnant....

sebelum positif hamil, aku sempat bertanya pada suamiku, apakah ia rela dan ikhlas apabila aku tidak bisa memberikan keturunan, tapi Allah maha berkehendak, ia mempercayaiku untuk mengandung seorang bayi.
tanggal 9 ramadhan tahun lalu, beberapa hari sebelumnya aku merasa pusing, nyeri ketika buang air kecil dan sedikit mual. Seperti bulan-bulan yang lalu aku selalu membeli test pack karena bisa jadi selama dua bulan aku tidak mendapat menstruasi. Iseng saja, ketika sahur aku mencoba test pack, aku tidak banyak berharap, paling garisnya cuma satu...but then, ada dua garis merah...................Aku terkejut, senang, sekaligus bingung. Benarkah???????? Kulempar test pack itu, segera kupanggil suamiku, "Yang, garisnya dua...", yah kok suamiku juga jadi bingung " beneran tah?". Pagi itu, adalah pagi yang sangat membahagiakan....
Setelah subuh, kusempatkan berkonsultasi dengan Bidan di depan rumah, dan ia menyatakan memang postif hamil -merujuk pada test pack itu-, sarannya untuk meyakinkan, konsultasi pada dokter saja. Tiga hari kemudian dokter mengamini kehamilanku, puji syukur..Ia menyarankan untuk tidak berpuasa, untuk memberikan nutrisi pada masa pembentukan janin. Juga disarankan untuk "puasa" berhubungan dengan suami, tidak terlalu capek dan minum susu hamil . Saya menuruti semua saran dari dokter, terlebih lagi menurut dokter kehamilan oleh penderita PCOS bisa jadi beresiko, bisa jadi janin yang dikandung lemah.

Selasa, 08 September 2009

Menuju Kehamilan

Setelah mengetahui bahwa saya menderita PCOS, saya menjadi rajin searching net tentang apa yang terjadi pada saya, karena dari awal dr. Budi mengingatkan bahwa resiko mengalami PCOS bukan hanya akan sulit hamil, namun juga apabila tidak diatasi akan mengakibatkan kemandulan, diabetes melitus sampai gangguan jantung.
Karena saya ingin memiliki anak, saya mengikuti terapi dengan dr. Budi. untuk merangsang indung telur, saya diberi Profertil yang diminum pada hari ke 3 menstruasi. selain itu, setiap hari saya harus mengkonsumsi obat gula darah Metformin. saran lain dari dr. Budi, saya harus menurunkan berat badan sbesar 5% dari berat semula.
Setelah menjalani terapi selama lima bulan, Alhamdulillah, pada ramadhan tahun lalu saya dinyatakan hamil. sebuah kebahagiaan tentunya, namun PCOS yang saya miliki membuat saya harus berhati-hati karena bisa saja janin yang saya kandung lemah.

PCOS


Saya dan suami menikah pada 5 Nopember 2009, namun sampai beberapa waktu saya belum juga hamil. menginjak bulan ke lima, kami memutuskan untuk berkonsultasi dengan ginekolog, mengingat siklus haid yang kacau.
Pada pertemuan pertama dengan dr. Budi S, di rumah sakit Petrokimia Gresik, beliau menanyakan riwayat keluarga, apakah ada yang terpapar diabetes. Ya, memang mama saya menderita diabetes beberapa waktu ini. Selain itu beliau juga memberikan penekanan pada tubuh saya yang gemuk, suara saya yang berat (alto), juga menebak apakah di kaki saya terdapat banyak bulu.
Maka untuk menambah keyakinan diagnosanya, saya menjalani USG intra vagina, dan dari hasilnya diketahui, indung telur milik saya kecil-kecil dan berjumlah banyak.
Tidak meleset, saya menderita PCOS (Polycistic Ovarium Syndrom)